my fevret poem!!
ku lari ke hutan kemudian menyanyiku ku lari ke pantai kemudian teriakku sepi, sepi dan sendiri aku benci ingin bingar aku mau di pasar bosan aku dengan penat enyah saja engkau pekat seperti berjelaga jika ku sendiri pecahkan saja gelasnya biar ramai biar mengaduh sampai gaduh ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih kenapa tidak kau goyangkan saja loncengnya biar terdera ? atau aku harus lari ke pantai belok ke hutan ?